Regional

blog post
Sengketa Pilkades Pacewetan, kecamatan Pace, kabupaten Nganjuk memasuki babak baru.  Para pihak yang bersengketa tidak lagi dua, Imam Mughni sebagai penggugat dan panpel,  panwas dan bupati sebagai tergugat.

Fajar Nusantoro, incumbent sekaligus pemenang dalam Pilkades kedua, mengajukan gugatan intervensi. Fajar ingin melibatkan diri dalam sengketa TUN ini karena merasa punya kepentingan terhadap putusan majelis hakim PTUN Surabaya.

Pengajuan Fajar melalui kuasa hukumnya Adi Wibowo, SH MSi diterima majelis hakim. Bahkan dalam sidang majelis hakim juga menawarkan kepada Agung Santoso, salah satu kandidat kades apakah mengikuti jejak Fajar.  Namun Agung Santoso menolak, tetapi siap menjadi saksi jika dibutuhkan majelis hakim atau pihak-pihak yang bersengketa.

Akibatnya sejak diterimanya Fajar maka sengketa TUN saat ini diikuti tiga pihak yaitu Penggugat, para tergugat dan tergugat II Intervensi.

Menanggapi masuknya Fajar, kuasa hukum penggugat advokat Gundi Sintara, SH MH tenang-tenang saja. Bahkan,  menurut GS,  dirinya merasa senang dan berterima kasih kepada Fajar.

Kata GS, kalau Fajar saat ini masih terlibat sengketa sebagai salah satu dari para pihak yang sedang menguji keabsahan Pilkades Pacewetan.

"Secara yuridis makin memperkuat alasan bupati menunda pelantikan Fajar. Karena posisinya khan masih resmi sebagai pihak dalam sengketa di lembaga peradilan", kata GS kepada Bagus Purwanto kepada LensaMata.com.

Sementara proses persidangan sengketa Pilkades di PTUN akan digelar lagi pada Rabu (22/1/2020) dengan agenda replik dari penggugat. Pada sidang sebelumnya para tergugat dan tergugat II Intervensi sudah menyampaikan tanggapan atau jawaban atas gugatan penggugat.

Pantauan LensaMata.com di lapangan, warga desa Pacewetan menunggu dan berharap cemas, putusan hakim PTUN. Jika gugatan dikabulkan dan Pilkades serentak khususnya di desa Pacewetan dibatalkan maka akan terjadi Pilkades ulang dengan peserta 3 calon yang sudah ikut bertarung ditambah Imam Mughni.

"Wah kalau ada Pilkades ulang,  tambah rame desa Pacewetan", ujar warga yang ditemui di warkop dusun Kates.
  • Share This Story

Komentar

Buat Komentar